Pangaea: Membawa AI dari Pilot ke Produksi
Praktik AI produksi yang membawa sistem melewati tahap pilot — retrieval-augmented generation yang diukur kualitasnya, diuji red-team untuk keamanan, dan dibangun agar andal berjalan di lingkungan klien.
- Artificial Intelligence
- Data Analytics
- Software Development
- AI Safety
Dikerjakan oleh Harry Osmar Sitohang
Lihat proyek live
Ikhtisar
Kebanyakan proyek AI mandek di titik yang sama: demo yang memukau di rapat, tetapi tak bisa dipercaya di produksi. Pangaea dibangun untuk menutup jurang itu — praktik implementasi AI yang membawa sistem dari pilot ke produksi, tempat ia melayani pengguna nyata secara andal, aman, dan dalam skala besar.
Ini adalah karya terbaru Senior Principal Engineer kami, Harry Osmar Sitohang, yang merancang dan membangunnya dari hulu ke hilir. Inilah disiplin yang kini ia bawa ke pekerjaan AI dan data engineering RAPTEK.
Yang dikerjakan
- Sistem RAG produksi. Retrieval-augmented generation yang menambatkan jawaban pada pengetahuan milik klien — bukan tebakan model — sehingga jawaban akurat, terkini, dan dapat dilacak ke sumbernya.
- Evaluasi dengan ambang kualitas terukur. Setiap jawaban dinilai sebelum ditayangkan. Faithfulness dijaga pada ambang ≥ 0,90 (evaluasi gaya RAGAS), sehingga sebuah rilis harus membuktikan dirinya tertambat, bukan sekadar terdengar meyakinkan.
- Keamanan lewat red-teaming. Sistem diuji secara adversarial terhadap jailbreak, prompt injection, dan kebocoran PII sebelum sampai ke pengguna — diukur terhadap OWASP Top 10 untuk Aplikasi LLM dan NIST AI Risk Management Framework.
- Arsitektur secure-by-design. Data klien tetap berada di dalam lingkungan klien, sehingga mengadopsi AI tak pernah berarti menyerahkan data sensitif.
- Perangkat lunak di sekeliling model. AI produksi sebagian besar adalah software: agen, pipeline CI/CD, dan tooling observability yang menjaga sistem tetap bisa dirilis dan ditelusuri jauh setelah peluncuran.
Cara kerjanya
Gerbang itulah intinya: tak ada yang sampai ke pengguna sebelum terbukti tertambat dan aman.
Beda antara pilot dan sistem produksi adalah gerbang di tengah. Pilot menayangkan apa pun yang dikatakan model; sistem produksi mengukur jawabannya dulu dan menolak menayangkan yang tak lolos. Dengan menjadikan kualitas dan keamanan sebagai angka yang memblokir rilis — bukan harapan yang ikut menumpang — disiplin yang sama yang melindungi API perbankan diterapkan pada model bahasa.
Hasilnya
Pangaea melayani tim di Indonesia dan Asia Tenggara — dari startup bertumbuh cepat hingga perusahaan seperti Golden Rama dan TripDeals — dan praktisi yang sama menggarap pekerjaan skala nasional di balik Kartu Prakerja. Benang merahnya: menolak menyamakan demo yang meyakinkan dengan sistem yang benar-benar bisa diandalkan.
Jika Anda punya pilot AI yang perlu menjadi sesuatu yang bisa dipercaya di hadapan pengguna nyata, itulah persis pekerjaan tim Data Analytics dan Software Development kami. Mulai percakapan.